Dalam menggapai kedekatan kepada Tuhan, para kekasih Allah seringkali harus menggunakan media yang dianggap efektif, seperti lagu dan syair ketuhanan. Jadi, mediator yang paling berkesan, kadangkala bukanlah Al-Qur’an ataupun pidato dan nasihat-nasihat yang lain.
Menurut al-Ghazali, kendati sebuah hati telah dipenuhi oleh cinta Allah (hubb lillah), belum tentu pemicunya mesti dengan mendengarkan bacaan Al- Qur’an. Seringkali, pemicu yang lebih manjur adalah dengan melantunkan sebuah syair atau menden- dangkan lagu. Hal ini karena syair atau lagu itu sengaja digubah dengan rima yang serasi ataupun cengkok-cengkok syahdu dan bahasa yang sangat menyentuh perasaan. Adapun kalimat yang ada dalam Al-Qur’an, kendati mengandung i’jaz yang manusia tidak akan mampu untuk menandinginya, namun kebanyakan susunannya keluar dari uslub kalimat yang dibiasakan oleh kebanyakan orang. Singkat kata, itulah pengaruh sebuah syair dalam mendekatkan diri kepada Allah.
Ada rahasia-rahasia hikmah yang begitu menggetarkan pada kisah-kisah warisan para ulama dalam buku ini; kisah-kisah yang tak pernah lekang sepanjang zaman; kisah-kisah yang selalu menjadi pembangkit jiwa pada setiap masa.
Detail Buku:
Judul: Ijinkan Kalbumu Berbisik Lagi (The Wisdom of Abu Nawas)
Penulis: Ahmad Ibnu Nizar
Penerbit: Pustaka Pesantren, 2011
ISBN: 978-979-8452-76-5
Jumlah Hal: 200 Hal
Format: PDF
Besar File: 2,11 Mb
Baca-Download: Google Drive

0 Komentar
Jika terdapat link ebook error atau bermasalah, silahkan berkomentar,. nanti kami reupload, Salam